MANAJEMEN KONFLIK DAN MANAJEMEN PENGAMBILAN KEPUTUSAN

MANAJEMEN KONFLIK DAN MANAJEMEN PENGAMBILAN KEPUTUSAN


MANAJEMEN KONFLIK DI ERA KEKINIAN
      Pada era sekarang ini , manajemen konflik , menjadi sangat serius di bahas berbagai kalangan , akademisi , profesional , peneliti , para dewan direksi dll.  ( para pihak )
      Para pihak mendalami , apa penyebab konflik , dan sejauh mana hrs terlibat , serta sejauh mana konflik merugikan perusahaan .
      Oleh krn itu para pihak berupaya bagaimana mengubah konflik tsb menjadi motivasi yg positif.

KONFLIK
      Beberapa kalangan mengemukakan , bahwa setiap orang memiliki perbedaan  atau dgn istilah different thinking  ,   different opinion , different analysis ,  different action .
      Penyebab perbedaan umumnya dilatarbelakangi  oleh berbagai sebab , seperti latar belakang disiplin ilmu , latar belakang experience , latar belakang keluarga , latar belakang budaya lingkungan ,

SEBAB-SEBAB TIMBULNYA KONFLIK
      1. Peristiwa se-hari hari  ,  adanya tantangan ,  adanya perbedaan  ( Hendricks )
      2. Keingnan top manajemen yg terlalu ambisius , shg dewan komisaris bereaksi thd dewan direksi , krn komisaris berperan sbg principal , sedangkan dewan direktur sbg pelaksana . ( dimana pelaksana hrs memaksimalkan keuntungan  bagi principal )
      3, Konflik terjadi krn kondisi dan situasi eksternal , yg dianggap tdk  representatif , dlm sisi kenyamanan , shg memacu ketidak focusan dlm melaksanakan pekerjaan yg sdh direncanakan .
      4. Sikap  ego  , yg selalu menganggap pendapatnya benar , walaupun bertentangan dgn realita ,

PERSPEKTIF MANAJEMEN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
      Pencarian kebenaran sbg akibat dr konflik , hrs melalui proses , dimana setiap proses manajemen cenderung hrs ada keputusan , krn suatu proses manajemen tanpa pengambilan keputusan tdk akan ada artinya.
      Manajemen adalah seni ,  sedangkan konflik adalah usaha lanjutan dr pembuktian ( penjelasan ) pendapat dr bebagai pihak .
      Penjelasan atas pembuktian dlm manajemen akan membantu dlm penyelesaian konflik , shg sebuah konflik bisa menjadi situasi demokratis , yg melahirkan pemahaman serta siap menerima keputusan yg bijaksana.

MEMBEDAKAN JENIS KONFLIK
  1. Intrarole conflict
  2. Interrole conflict
  3. Intradepartemental conflict
  4. Interdepartement conflict
  5. Intraorganizational conflict
  6. Organitazional environtment conflict
  7. Intrapersonal conflict
  8. Interpersonal conflict
  9. Intragroup conflict
  10. Intergroup conflict
  11. Interinformal system conflict
  12. Informal system environment conflict

DEFINISI  KONFLIK
      Konflik sbg suatu proses dimana  A ,  melakukan usaha yg sengaja utk menghilangkan usaha  B  ,   yg mengakibatkan frustasi  B  dlm upayanya  mencapai tujuannya. ( Stephen Robbins )
      Konflik merupakan ketidak sesuaian nilai atau tujuan antar anggota organisasi . ( Luthans F )
      Konflik mengacu pd pertentangan antar individu atau kelompok yg dpt meningkatkan ketegangan , sbg akibat saling menghalangi  dlm mencapai tujuan .

Walton Membagi Jenis Konflik
  1. Conflict between members of a family
  2. Conflict confined to two individuals in a organitazion
  3. Conflict between organitazion unit
  4. Conflict between intitution/organitations
5  (LIMA)  JENIS KONFLIK DALAM KEHIDUPAN ORGANISASI
      1. Konflik dlm diri individu ( individu mnghadapi ketidak pastian yg diharapkannya , kompetensi merasa sdh tinggi ,  atau mengharapkan yg kompetensinya tdk di miliki)
      2. Konflik antar individu , ( perbedaan kepribadian , yg berasal dr peranan , antara bawahan dgn atasan )
      3. Konflik antara individu dgn kelompok , ( berhubungan dgn cara individu menanggapi tekanan utk di seragamkan budayanya atau sanksi dr kelompok yg diterimanya )
      4. Konflik antara kelompok ( pertentangan yg di akibatkan dr  kinerja , krn ada ketrgantungan produktivitas  )
      5. Konflik antar organisasi ( bentuk persaingan ekonomi dan sistem perekonomian ,  mengarah kpd pengembangan produk  baru , teknologi , jasa , harga , penggunaan SDA efisien .

BUDAYA ORGANISASI DGN KONFLIK
      Aktivitas bisnis yg berkembang sangat pesat , mendorong pergerakan budaya organisasi semakin kompleks .
      Bisnis berbasis lokal , nasional ,, regional , internasional , menyebabkan organisasi hrs menampung konsep  yg berbeda latar belakang .
      Dampak hubungan strategi dan budaya dpt menimbulkan konflik , jika individu dlm organisasi kurang dpt berdaptasi ., ( sifat  mementingkan kelompok ).
       Kemampuan beradaptasi akan berhubungan dgn intensitas konflik .
      Adaptasi yg rendah thd budaya organisasi , melahirkan perbedaan persepsi , shg terjadi relation ship conflict ( dgn atasan atau sebaliknya )
      Konflik sangat mempengaruhi produktivitas , krn suasana kerja tdk kondusif .

PENDEKATAN BUDAYA ORGANISASI UNTUK MEMPERKECIL KONFLIK
      Pen ggunaan manajemen konflik yg tepat , akan berdampak positif  dan fungsional bagi peningkatan performance .
      Pengelolaan konflik hrs dikawinkan dgn format budaya organisasi atau diadaptasikan , shg berjalan harmonis .
      Adaptasi pengelolaan konflik dgn format budaya organisasi , akan tepat melalui training di middle mangement dan top management .

KEPEMIMPINAN , MOTIVASI , KONFLIK
      Pimpinan dlm konsep manajemen konflik , sangat besar pengaruhnya , dlm penyelesaian konflik .
      Kuatnya kepemimpinan dlm upaya menyelesaukan konflik membawa konflik dr arah negatif ke arah positif .
      Maka pimpinan hrs paham bgm mengelola konflik , yaitu mengubah konflik menjadi motivasi , yg mempengaruhi tingkat produktivitas .
      Artinya yg mengalami konflik akan mengarah kan konflik tsb , menjadi positif  dgn memotivasi dirinya utk lebih optimal .

KONFLIK DENGAN MANAJEMEN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
      Kesalahan pengambilan keputusan , akan menimbulkan konflik .
      Pimpinan unit ( manajer ) merupakan salah satu potensi yg dpt menimbulkan konflik.
      Untuk memperkecil konflik , perlu membangun konsep pertahanan khusus  antar lain :
      1. penciptaan prosedure pengambilan keputusan yg formal , yg sifatnya kolektif , shg jika ada konflik , akan mejadi tugasnya .
      2. penggunaan tenaga konsultan dr luar perusahaa,
      3. penyerahan tugas menyelesaikan masalah kpd kelompok akhli dlm perusahaan .
      4. membentuk panitia .

SOLUSI DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK
      1. Penerapan konsep kolaborasi  ( membangun nuansa kerja meminimalkan sikap negatif , dgn mengedepankan kerjasama , serta pihak-pihak yg konflik sangat berkinginan utk memuaskan semua pihak .)
      2. Penerapan konsep adaptasi ( adaptasi dgn budaya , )
      3. Penerapan metode penyelesaian konflik dgn dominasi , kompromi , pemecahan integratif .
      4. Penerapan konsep dgn SWOT ( utk mengetahui keadaan perusahaan secara komprehensif , sbg paduan agar focus , dan mengetahui kelemahan , kekuatan , tantangan.


0 Response to "MANAJEMEN KONFLIK DAN MANAJEMEN PENGAMBILAN KEPUTUSAN"

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan Sopan
No SARA
No spam (Link Aktif)
Jika anda ingin mendapatkan file utuhnya silahkan hubungi admin atau request di kolom komentar dengan menyertakan email anda
Insya Allah akan kami balas secepatnya
Terima kasih telah berkunjung jangan lupa di share gan....!!!!!